Sudah lama aku mencintai pria ini. Pria yang memiliki begitu banyak pengemar di sampingnya.
Dan aku sadar, apalah daya seorang gadis yang tak memiliki apa - apa sepertiku ini?
Bagimu, aku mungkin hanya suara semut yang tak dapat kau pahami. Atau mungkin suara keheningan yang menunggu untuk di pecahkan. aku tidak tahu. sungguh, karena satu - satunya hal yang kutahu hanya ingin terus berada di sampingmu...
Kadang hidup selalu bermain dengan angan - angan dan ku tahu ia berhasil tertawa sekarang.
Aku melihatmu lagi dalam keheninganku. Dan mencoba tuk menukar tanya.
setiap hari tak bertemu. Tapi, dalam sebuah pertemuan ku merasa yakin, jika kau orang yang selalu ku tunggu.
Tapi ternyata, bukan. Bukan aku yang kau tunggu.
bersambung...